TDB, SUKABUMI – Isak tangis para guru dan murid SMPN3 Cibadak, kabupaten Sukabumi mengirigi kepergian Kepala sekolah yang dikenal sangat ramah, namun tegas dalam melaksanakan segala kebijakan terkait peraturan yang diterapkannya.
Mereka sangat terharu dan berat hati melepas kepindahan beliau ke sekolah baru yang akan ditempati dan dipimpinnya, yakni SMPN1 Cibadak, meski jarak antara sekolah lama dengan sekolah baru yang akan ditempatinya itu diperkirakan tidak lebih dari 6 km.
Suasana haru tersebut terlihat, saat acara pisah sambut kepala sekolah yang digelar di lapang basket halaman SMPN3 Cibadak, yakni melepas kepergian Asep Sutadi yang pindah ke SMPN1 Cibadak dan menyambut kedatangan Kepala sekolah baru, yakni Drs. Osad, berasl dari SMPN Purabaya, Jampang Tengah, kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/9).
Acara yang mengandung tema pesan berbahasa sunda ‘Mugi Nu Amitan Waluya Walagri Pendak Sareng Kabagjaan, Wilujeng kanu Sumping Mugi Rahmat Nu Maha Suci Nyarengan’ (Semoga yang meninggalkan segar dan tegar bertemu dengan kebahagiaan, selamat kepada yang datang semoga rahmat Yang Maha Suci menyertai) yang digelar di lapangan basket halaman SMPN3 Cibadak itu dihadiri para guru, komiteu, para siswa dan undangan lainnya.
Anita, salah seorang guru dari sekian guru yang merasakan hal itu kepada tabloid ini mengungkapkan, bawa kedekatan beliau terhadap murid, terutama para guru itulah yang membuat nya merasa kehilangan. “Ia telah banyak memberi didikan, contoh tauladan khususnya kepada kami para guru, dan murid pada umumnya”, kenang guru olah raga itu.
Dikatakan, yang paling berkesan bagi Anita, yakni cara memimpin beliau dengan penuh rasa kekeluargaan layaknya seorang ayah kepada anaknya. “Ia tidak menjadikan kami sebagai anak buah, melainkan kami dijadikannya partner kerja”, kesannya.
Sementara itu, wakil kepala sekolah, Eni Suryani pun mengaku berat dan sangat kehilangan, sebab menurut Eni pihaknya masih sangat membutuhkan sosok seorang pemimpin atau pigur kepemimpinan seperti beliau. Menurutnya beliau itu orangnya transparan bijaksana kemudian memotifasi seluruh bawahan, bahkan membantu itu tidak hanya dalam kedinasan saja. “Bahkan pribadipun misalnya maslah keleluarga, ia sangat peduli terhadap kesejahteraa an keselamatan para guru atau anak buahnya”, papar Eni. “Terutama dalam memberikan contoh dan menerapkan kedisiplinan”, sambungnya.
Tidak hanya dengan para guru yang mengaku merasa kehilangan, para siswa pun merasakan hal yang sama. Mereka sangat terkesan dengan penerapan kedisiplinan terhadap sekolahnya, hingga diakui sebagai sekolah percontohan. “ Dulu sekolah ini tidak dikenal, namun berkat kepemimpinan pak Asep, SMPN3 Cibadak kini menjadi sekolah percontohan, khususnya di Jawa Barat, dan bahkan seloruh Indonesia pada umumnya”, Ujar Ketua OSIS SMPN3 Cibadak, Muhammad Pahrurraji Sulaeman.
Itulah yang membuat haru dan berat para guru dan murid-murid SMPN3 Cibadak, melepaskan kepindahan kepala sekolah yang menyandang gelar guru teladan tingkat Nasional itu.
Karena itu, para guru dan murid murid SMP itu sangat berharap kepada kepala sekolah yang baru bisa bekerjasama untuk mempertahankan apa yang sudah baik yang sudah diterapkan di SMPN3 oleh kepala sekolah lama, minimal mempertahankan apa yang sudah ada. Terutama kedisiplinan kepada siswa dalam sikap dan prilaku sehingga mereka bisa memupuk prestasi-prestasi yang lebih meningkat lagi. “Terlebih dalam hal transparansi”, sambung wakil kepala sekolah mengakhiri perbincangannya
Sementara saat diminta tanggapan mengenai harapan para guu dan murid terhadapya, kepaala sekolah baru, Drs. Osad, mengatakan insay-Allah dirinya akan bisa mempertahankan yang sudah ada. Bahkan akan berusaha agar lebih mengembangkan potensi yang sudah dirintis oleh pendahulunya. (Malik)
0 komentar:
Posting Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.